Thursday, 4 December 2025

Rumah Gadang dan Jenisnya

0 comments

 


Suku Minangkabau adalah suku yang menganut sistem matrilineal atau garis keturunan ibu. Rumah Gadang adalah rumah adatnya. Meskipun dari jauh Rumah Gadang terlihat memiliki bentuk yang sama, masing-masing dari rumah ini tentunya memiliki keunikannya tersendiri sebagai berikut:

a. Rumah Gadang Koto Piliang
Rumah Gadang Koto Piliang berasal dari Luhak Tanah Datar, mencerminkan sistem kepemimpinan aristokrat di mana pemimpin (Datuk Katumanggungan) lebih tinggi derajatnya. Arsitektur khasnya memiliki anjung (ruang tinggi di ujung kiri-kanan) dengan tongkat penyangga, 3 gonjong di setiap sisi plus gonjong depan-belakang, dan disebut Rumah Baanjuang karena anjung untuk bersanding pengantin atau penobatan. Dibangun tanpa paku menggunakan pasak kayu, simbol kebesaran yang ditegakkan melalui ritual mambangkik batang tarandam.


b. Rumah Gadang Bodi Caniago
Rumah Gadang Bodi Caniago berasal dari Luhak Lima Puluh Kota, seperti Rumah Gadang Rajo Babandiang, mencerminkan sistem demokratis di mana semua anggota setara. Arsitektur tanpa anjung bertinggi (lantai datar), gonjong lebih sedikit (sering 5 gonjong dengan tiang babisiak untuk ruang tambahan mundur), pintu samping, dan bentuk bapaserek atau bagonjong limo. Varian ini menekankan kesederhanaan dan kesetaraan, sering dibangun di wilayah rantau dengan pengaruh kolonial seperti di Padang.


c. Rumah Gadang Gonjong Ampek Baanjuang 
Rumah ini wajib dibangun di daerah Luhak Nan Tigo dan fungsinya sebagai tanda adat masyarakat. Struktur bangunan rumah ini memiliki empat gojong pada atapnya yang sesuai dengan namanya “ampek” atau artinya empat. Di dalam rumah ini, terdapat sebanyak tujuh ruangan dan juga anjung yang terletak di sisi kanan kiri rumah.


d. Rumah Gadang Gonjong Anam
Berikutnya adalah Gonjong Anam yang memiliki tampilan hampir mirip dengan Rumah Gadang Gajah Maharam. Letak perbedaannya adalah pada rumah ini yang memiliki ukiran khas Minang sehingga bangunannya menjadi lebih beranjung. Selain itu, tampilan Gojong Anam juga lebih modern karena Salangko menggunakan bahan papan dan diberi banyak jendela sehingga lebih banyak cahaya yang masuk ke dalam rumah.

e. Rumah Gadang Gonjong Sibak Baju
Sesuai dengan namanya, rumah ini memiliki bentuk seperti baju. Rumah ini memiliki bahan bangunan kayu dan sasak. Kemudian, rumah ini juga tampilannya hampir mirip dengan Rumah Gadang jenis Gajah Maharam.

f. Rumah Gadang Gajah Maharam
Jenis Rumah Gadang berikutnya terbuat dari bahan bangunan yang berkualitas tinggi. Rumah Gadang Gajah Maharam dibangun dengan kayu juar, ruyung, dan surian, sedangkan atapnya terbuat dari seng. Termasuk dalam kategori Rumah Gadang yang mewah, rumah ini memiliki pintu berdekorasi ukiran khas Minang pada empat buah kamarnya. Tak hanya itu, rumah ini juga sangat kokoh dari ancaman gempa karena memiliki sebanyak 30 tiang sebagai penopangnya.

g. Rumah Gadang Gonjong Limo
Rumah Gadang jenis ini akan banyak ditemukan di Kota Payakumbuh. Saat melihatnya, mungkin akan terkesan mirip dengan Rumah Gadang jenis sebelumnya. Namun, terdapat perbedaan tidak ada anjung di dekatnya.
 

h. Rumah Gadang Surambi Papek
Rumah Gadang Surambi Papek memiliki penempatan pintu yang berbeda dengan rumah lainnya karena memiliki akhiran di kanan kiri yang disebut “papek” atau “bapamokok” yang artinya pintu masuk dari arah belakang. Namun, seiring berjalannya waktu, rumah ini pun mengalami modifikasi dan pintu masuk diubah menjadi dari arah depan.
 

i. Rumah Gadang Batingkek
Rumah Gadang terakhir mungkin akan mudah dikenali karena tampilannya yang berbeda dengan rumah lainnya. Rumah jenis ini dapat dikenali dengan gonjongnya yang bertingkat. Gonjong yang berada paling atas disebutnya sebagai tempat untuk menyimpan hasil panen.




Leave a Reply